Selasa, 29 Maret 2016

Manusia dan Penderitaan 1

Assalamualaikum wr wb...
Salam sejahtera bagi kita semua.
Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk memenuhi tugas ilmu budaya dasar yang ke-5 mengenai manusia dan penderitaan.
Pada tema manusia dan penderitaan 1 ini memiliki 6 pokok pembahasan utama. Yaitu, pengertian penderitaan, contoh-contoh penderitaan, pengertian siksaan, pengertian phobia, jenis-jenis siksaan yang bersifat psikis, dan yang terakhir adalah penyebab seseorang ketakutan.






1.    Penderitaan
Sering kali kita mendengar kata “Penderitaan”, dan apabila pada suatu kondisi kita diharuskan untuk memilih antara penderitaan dan kebahagiaan pasti lah kita akan memilih kebahagiaan. Lalu apasih arti dari penderitaan itu sendiri? Sehingga orang tidak ingin memilih untuk dikondisikan pada suatu penderitaan.

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.

Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan.


2.   Contoh-contoh penderitaan
Penderitaan adalah hal yang paling tidak seseorang inginkan, namun mau atau tidak pastilah seseorang pernah mengalami hal tersebut. Baik dalam  konteks penderitaan ringan atau bahkan penderitaan berat sekalipun.
Berikut ini merupakan penderitaan yang sering kali kita jumpai dilingkungan kita:
a.    Pemutusan hak kerja  : Bagi orang yang sudah berkeluarga mungkin penderitaan ini yang paling di takutkan apalagi bagi seorang ayah yang mempunyai kewajiban menafkahi keluarganya,hal ini akan berdampak buruk tidak hanya bagi sang ayah namun juga bagi keluarganya.
b.    Kehilangan orang tua : Hubungan kita dengan orang tua merupakan suatu hubungan yang unik. Oleh sebab itu pasangan diharapkan bisa memahami makna kehilangan ini. Misalnya dengan berusaha menggantikan posisinya demi mendukung pasangan. Antara lain dengan cara selalu berada di dekatnya, menjadi pendengar yang baik, dan selalu siap membantunya.
c.    Kemiskinan :  Dalam hal ini mungkin semua orang menderita mengalami kemiskinan.namun miskin disini bukan miskin melarat melainkan hidup pas-pasan.bagi sebagaian orang hidup seperti itu tidak enak namun bagi orang lain mungkin hidup seperti itu lebih baik dari pada berlimpah harta namun anggota keluarga tidak bahagia,semua di atur oleh uang,sibuk dengan tugas masing”,tidak ada komunikasi.hal itu di buktikan dengan adanya kata-kata ” makan ga makan yang penting kumpul”.
d.   Bencana   :  Tidak ada yang dapat menghindari sebuah bencana yang diberikan oleh Allah SWT. Bencana yang datang dapat menghilangkan sebagian ataupun  seluruh harta benda yang ada, bahkan dapat mengakibatkan kehilangan anggota keluarga.


3.   Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan/jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa/rohani. Siksaan merupakan suatu penderitaan yang diterima oleh seseorang. Penderitaan itu sendiri berbentuk penganiayaan. Kenyamanan tentu saja tidak didapatkan oleh seseorang yang mengalami siksaan tersebut.
Tindakan adalah segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, yang dengan sengaja dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme dan pemaksaan informasi.


4.   Phobia
Istilah “Phobia” berasal dari kata “Phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya tidak rasional yang dirasakan dan sialami oleh seseorang. Phobia merupakan penyakit psikis yang biasanya dialami oleh seseorang yang mempunyai trauma dimasa lalu. Penyakit ini juga tak mengenal umur. Secara definitif phobia adalah rasa ketakutan yang yang sangat kuat terhadap sesuatu baik itu benda, situasi.
Para ahli ilmu cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam.


5.    Jenis-jenis siksaan yang bersifat psikis
a.    Kebimbangan: hal ini akan dialami oleh seseorang apabila ia tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Lamanya kebimbangan ini dapat teratasi tergantung dari kekuatan berfikir seseorang.
b.   Kesepian: hal ini dapat dialami seseorang yakni rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia berada dilingkungan yang ramai.
c.    Ketakutan: merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.


6.   Penyebab seseorang ketakutan
Ada beberapa penyebab dari seseorang ketakutan, yaitu:
a. Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup,  sedangkan Agoraphobia adalah rasa takut yang disebabkan seseorang berada ditempat terbuka.

b. Gamang merupakan ketakutan bila seseorang berada ditempat yang tinggi.

c.  Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada ditempat yang gelap. Sebab dalam pikirannya dalam kegelapan demikian akan muncul sesuatu yang ditakuti.
d.  Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami seseorang yang takut diinjeksi.
e. Kegagalan merupakan dari seseorang yang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar