Salam sejahtera bagi kita semua.
Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk memenuhi tugas ilmu budaya dasar yang ke-5 mengenai manusia dan penderitaan.
Pada tema manusia dan penderitaan 1 ini memiliki 6 pokok pembahasan utama. Yaitu, pengertian penderitaan, contoh-contoh penderitaan, pengertian siksaan, pengertian phobia, jenis-jenis siksaan yang bersifat psikis, dan yang terakhir adalah penyebab seseorang ketakutan.
1.
Penderitaan
Sering
kali kita mendengar kata “Penderitaan”, dan apabila pada suatu kondisi kita
diharuskan untuk memilih antara penderitaan dan kebahagiaan pasti lah kita akan
memilih kebahagiaan. Lalu apasih arti dari penderitaan itu sendiri? Sehingga orang
tidak ingin memilih untuk dikondisikan pada suatu penderitaan.
Penderitaan
berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara
artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan
sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir
atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan
dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang
ringan.
Namun
peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu
peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan
penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi
untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai
kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan.
2.
Contoh-contoh penderitaan
Penderitaan
adalah hal yang paling tidak seseorang inginkan, namun mau atau tidak pastilah
seseorang pernah mengalami hal tersebut. Baik dalam konteks penderitaan ringan atau bahkan penderitaan
berat sekalipun.
Berikut
ini merupakan penderitaan yang sering kali kita jumpai dilingkungan kita:
a.
Pemutusan hak kerja : Bagi orang yang sudah
berkeluarga mungkin penderitaan ini yang paling di takutkan apalagi bagi
seorang ayah yang mempunyai kewajiban menafkahi keluarganya,hal ini akan
berdampak buruk tidak hanya bagi sang ayah namun juga bagi keluarganya.
b.
Kehilangan orang tua : Hubungan kita dengan orang tua
merupakan suatu hubungan yang unik. Oleh sebab itu pasangan diharapkan bisa
memahami makna kehilangan ini. Misalnya dengan berusaha menggantikan posisinya
demi mendukung pasangan. Antara lain dengan cara selalu berada di dekatnya,
menjadi pendengar yang baik, dan selalu siap membantunya.
c.
Kemiskinan : Dalam hal ini mungkin semua
orang menderita mengalami kemiskinan.namun miskin disini bukan miskin
melarat melainkan hidup pas-pasan.bagi sebagaian orang hidup seperti itu
tidak enak namun bagi orang lain mungkin hidup seperti itu lebih baik dari
pada berlimpah harta namun anggota keluarga tidak bahagia,semua di atur
oleh uang,sibuk dengan tugas masing”,tidak ada komunikasi.hal itu di
buktikan dengan adanya kata-kata ” makan ga makan yang penting kumpul”.
d.
Bencana : Tidak ada yang dapat menghindari
sebuah bencana yang diberikan oleh Allah SWT. Bencana yang datang dapat
menghilangkan sebagian ataupun seluruh harta benda yang ada, bahkan dapat
mengakibatkan kehilangan anggota keluarga.
3. Siksaan
Siksaan dapat
diartikan sebagai siksaan badan/jasmani dan dapat juga berupa siksaan
jiwa/rohani. Siksaan merupakan suatu penderitaan yang diterima oleh seseorang.
Penderitaan itu sendiri berbentuk penganiayaan. Kenyamanan tentu saja tidak
didapatkan oleh seseorang yang mengalami siksaan tersebut.
Tindakan adalah
segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, yang dengan sengaja dilakukan
terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme
dan pemaksaan informasi.
4. Phobia
Istilah “Phobia”
berasal dari kata “Phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya
tidak rasional yang dirasakan dan sialami oleh seseorang. Phobia merupakan
penyakit psikis yang biasanya dialami oleh seseorang yang mempunyai trauma
dimasa lalu. Penyakit ini juga tak mengenal umur. Secara definitif phobia
adalah rasa ketakutan yang yang sangat kuat terhadap sesuatu baik itu benda,
situasi.
Para ahli ilmu cenderung
berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis
yang dalam.
5. Jenis-jenis siksaan
yang bersifat psikis
a. Kebimbangan: hal ini
akan dialami oleh seseorang apabila ia tidak dapat menentukan pilihan mana yang
akan diambil. Lamanya kebimbangan ini dapat teratasi tergantung dari kekuatan
berfikir seseorang.
b. Kesepian: hal ini
dapat dialami seseorang yakni rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya
walaupun ia berada dilingkungan yang ramai.
c. Ketakutan: merupakan
bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.
6. Penyebab seseorang
ketakutan
Ada beberapa penyebab
dari seseorang ketakutan, yaitu:
a. Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup, sedangkan Agoraphobia adalah rasa takut yang disebabkan seseorang berada ditempat terbuka.
b. Gamang merupakan ketakutan bila seseorang berada ditempat yang tinggi.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada ditempat yang gelap. Sebab dalam pikirannya dalam kegelapan demikian akan muncul sesuatu yang ditakuti.
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami seseorang yang takut diinjeksi.
e. Kegagalan merupakan dari seseorang yang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar