Kamis, 10 Maret 2016

Manusia dan Kesusastraan

Assalamualaikum wr wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Pada kesempatan kali ini saya akan memenuhi tugas Ilmu Budaya Dasar mengenai manusia dan kesusastraan. Yang memiliki 4 point pembahasan utama yaitu tentang pendekatan kesusastraan, Ilmu Budaya Dasar yang dikaitkan dengan prosa, nilai-nilai dalam prosa, dan yang terakhir adalah mengenai Ilmu Budaya Dasar dihubungkan dengan puisi.


A. Pendekatan Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar-dasar kebudayaan, Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Sedangkan Kesusastraan menyangkut perihal sastra ilmu atau pengetahuan tentang segala hal yg bertalian dengan susastra. Kesusastraan adalah bagian dari ilmu budaya dasar yang tidak terpisahkan.

Ilmu Budaya Dasar yang semula bernama Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities. Dalam bahasa latin Humanus yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari humanities manusia akan lebih mausiawi, lebih berbudaya, dan halus. Hampir disetiap jaman seni termasuk sastra mempunyai the humanities.alasanya karena sastra menggunakan bahasa dan bahasa dapat menampung semua pernyataan kegiatan manusia. Sastra lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya sastra adalah abstraksi. Seni adalah ekspresi yang normative, seni lebih mudah berkomunikasi. Jadi nilai-nilai yang ditampilkan lebih fleksible, baik isinya maupun cara penyampaianya.

B. Ilmu Budaya Dasar dikaitkan dengan prosa
Ilmu Budaya Dasar adalah ilmu yang mempelajari tentang konsep-konsep budaya atau kebudayaan yang berada dilingkungan sekitar ataupun didaerah lain, budaya itu sendiri merupakan cipta dari karya manusia. Dengan budaya, diharapkan hidup manusia akan lebih terarah.


Sedangkan prosa sendiri merupakan sebuah karya sastra yang berbentuk cerita bebas yang didalamnya memiliki tokoh/pemeran, peristiwa, dan alur. dalam pembentukannya, prosa sendiri dapat berbentuk prosa fiksi dan prosa non fiksi. 
 
Dengan menghubungkan/mengaitkan prosa dan Ilmu Budaya Dasar, kita diharapkan dapat memperoleh manfaat yang terkandung dalam prosa itu sendiri. Dengan kita memahami prosa, kita dapat mengambil nilai yang terkandung dalam sebuah budaya. Ada beberapa hubungan/ kaitan antara Ilmu Budaya Dasar dan prosa, antara lain:
1. Kesenangan
2. Informasi
3. Warisan budaya
4. Keseimbangan wawasan 

C. Nilai-nilai dalam prosa
P
rosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.


2. Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Kita dapat belajar sesuatu yang lebih daripada sejarah atau laporan jurnalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.


3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.


4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.


D. Ilmu Budaya Dasar dihubungkan dengan puisi
Puisi memang tidak termasuk ke dalam pengajaran ilmu budaya. Akan tetapi, terdapat suatu hubungan antara puisi dengan ilmu budaya. Puisi dipakai sebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema – tema atau pokok bahasan yang terdapat didalam Ilmu Budaya.
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut:
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia. Perekaman dan penyampain pengalaman disebut “Pengalaman perwakilan”. Berarti manusia memiliki salah satu kebutuhan hidupnya dari sekedar pengalaman langsung yang terbatas.

2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual. Dengan membaca puisi manusia diajak untuk menjenguk hati dan pikiran manusia, baik orang lain maupun diri sendiri.

3. Puisi dan keinsyafan social. Puisi memberitahukan manusia sebagai mahluk sosial yang terlibat dalam isu dan problem sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar