Salam sejahtera untuk kita semua, pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk memenuhi tugas Ilmu Budaya Dasar yang ke-6 mengenai Manusia dan Penderitaan.
Manusia dan Penderitaan 2 memiliki 8 topik pembahasan pokok. Yaitu:
- pengertian kekalutan mental
- gejala-gejala seseorang mengalami kekalutan mental
- tahap-tahap gangguan kejiwaan
- sebab-sebab seseorang mengalami kekalutan mental
- penderitaan dan perjuangan
- penderitaan, media massa dan seniman
- sebab-sebab penderitaan
- pengaruh jika seseorang mengalami penderitaan
1.
Kekalutan
mental
Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Saat mendapat kekalutan mental berarti sesorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang harus dilakukan oleh orang tersebut.
Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga orang yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Saat mendapat kekalutan mental berarti sesorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang harus dilakukan oleh orang tersebut.
Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga orang yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
2.
Gejala-gejala
seseorang mengalami kekalutan mental
a. Jasmaninya sering merasakan
pusing-pusing, sesak nafas, demam dan nyeri pada lambung.
b. Jiwanya sering menunjukkan rasa cemas,
ketakutan, patah hati, apatis, cemburu dan mudah marah.
3.
Tahap-tahap
gangguan kejiwaan
a. Gangguan kejiwaan akan Nampak dalam gejala-gejala kehidupan penderita, baik
pada jasmani maupun rohani.
b.
Usaha mempertahankan diri dilakukan sdengan cara negatif, yaitu mundur atau
lari (menghindarkan diri), sehingga cara bertahan dirinya tentu salah. Hal ini
akan berbeda apabila terjadi pada orang yang tidak menderita gangguan kejiwaan,
yang apabila menghadapi persoalan justru akan segera memecahkan persoalan
sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi, bukan melarikan diri dari persoalan,
tetapi memecahkan persoalan tersebut.
c.
Kekalutan merupakan titik patah, dan yang bersangkitan mengalami disorder (tidak
semestinya atau gangguan).
4.
Sebab-sebab
seseorang mengalami kekalutan mental
a. Kepribadian yang lemah akibat kondisi
jasmani atau mental yang kurang sempurna
b. Terjadinya konflik sosial
c. Cara pematangan batin yang salah dengan
memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
5. Penderitaan dan perjuangan
Setiap
manusia yang ada di dunia ini pasti akan mengalami penderitaan, baik yang berat
maupun yang ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat
kodrati. Karena tergantung kepada manusia itu sendiri bisa menyelesaikan masalah
itu semaksimal mungkin atau tidak. Manusia dalah makhluk berbudaya, dengan
budaya itulah ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam hidupnya atau
yang dialaminya.
Pembebasan
dari penderitaan pada hakekatnya untuk meneruskan kelangsungan hidup. Caranya
manusia tersebut harus berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam
lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada dan disertai doa kepada Tuhan
supaya kita bisa terhindar dari segala bahaya dan malapetaka.
6. Penderitaan, media massa dan seniman
Berita
mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar TV,
pesawat radio, dengan maksud agar semua orang yang menyaksikan ikut merasakan
dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat mengunggah hati manusia
untuk berbuat sesuatu.
Media
massa adalah alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa
penderitaan manusia secara cepat kepada asyarakat luas. Dengan demikian
masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap anatara sesama manusia,
terutama bagi mereka yang simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi
yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca dapat
mengambil hikmah dan pelajaran dari karya tersebut.
7. Sebab-sebab penderitaan
a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan
buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manyusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manyusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
b. Penderitaan yang timbul karena penyakit,
siksaan/azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga timbul karena akibat penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.
Penderitaan manusia dapat juga timbul karena akibat penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.
c. Kehilangan orang tua
Setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita jumpai disekitar kita.
Setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita jumpai disekitar kita.
d. Kemiskinan
Banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh Tuhan.
Banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh Tuhan.
e. Bencana
Tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit di sembuhkan.
Tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit di sembuhkan.
8. Pengaruh jika seseorang mengalami
penderitaan
a. Pengaruh Negatif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b. Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b. Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.

