Senin, 26 Desember 2016

Berfikirlah Sebelum Anda Berbicara



“Jangan mengumbar-umbar janji dikala sedang bahagia, dan jangan pula mengambil keputusan disaat sedang emosi.”

Kita sering kali melakukan dua hal ini, disaat sedang bahagia banyak janji-janji yang terucap baik secara sadar maupun tidak. Padahal belum tentu janji yang kita ucap tersebut dapat kita penuhi. Janji adalah hutang, dimana suatu saat hutang tersebut akan ditagih.
Jangan mengingkari sebuah janji, apalagi janji terhadap seseorang. Disaat orang tersebut telah menaruh sebuah harapan atas janji kita, dan pada saat itu kita mengingkari nya. Bisa jadi secara tak sadar kita telah melukai dan menghancurkan hati orang tersebut.

Jangan ambil keputusan disaat sedang emosi, karna nanti nya hasil dari keputusan kita tersebut akan menjadi sebuah penyesalan atau bahkan akan menjadi sebuah boomerang bagi diri kita sendiri. Jangan ambil keputusan disaat sedang emosi, penyesalan tersebut bisa saja kita rasakan seumur hidup kita.

Berjanjilah seperlu nya dan sebisa mungkin janji tersebut untuk kita penuhi agar tidak melukai perasaan orang lain atau bahkan diri sendiri. Dan ambil lah keputusan disaat hati dan fikiran sedang tenang karna yakinlah, disaat hati dan fikiran tenang disitulah keputusan terbaik yang kita dapat.

Rabu, 14 Desember 2016

Quotes



“You will be with who you love.” –Nabi Muhammad SAW

“What I want you to remember is that even if you give up on yourself, Allah won’t.” – @_quransunnah_

“Do not let this pain drown you. Remember you will gain strength only when you are at the most weakest point. And once you do you will have the ability to overcome what you once thought you’d never be able to do.” –Henna.K

“It is okay to let pain in, to invite sadness in for the night. But you do not have to make it feel at home. You do not have to let it crawl into bed with you. You do not have to brew it coffee in the morning when it wakes up next to you. When the sun rises and you feel it pulling you back under the covers - Promising familiarness and warmth - stop. Leave it like a dying animal at the foot of your bed. Toss it out onto the street, when it whimpers - do not look back. You are worth so much more than a love affair with pain and not everything that hurts is poetry.” –Sahar MJ

“Sekali kau mengendalikan harapan dan keinginan memiliki, maka sebesar apapun wujud kehilangan, kau akan siap menghadapinya.” –Tereliye

“Segala yang telah pergi, niscaya akan kembali. Entah bernama kenangan, atau berupa kerinduan.” –Candra Malik

“Semoga yang telah pergi, akan ada yang datang mengganti. Dan yang kehilangan, semoga semesta menuntun langkah untuk lekas saling menemukan.”
–Edelweisbasah

“Jangan pernah lelah mencintai diri sendiri. Seberarti apapun seseorang, setega apapun orang lain. Cintailah diri sendiri! Supaya ketika seseorang yang kau cinta meninggalkanmu, kau hanya kehilangan seseorang, tetapi tisak kehilangan gairah hidup. Supaya ketika seseorang yang berarti itu pergi darimu, kau tetap memiliki modal untuk bahagia, bersama siapapun. Itulah cinta kita kepada diri sendiri, itulah pentingnya cinta kepada diri sendiri.” –Zarry Hendrik

Menemukan Jalan Untuk Kembali



Bahagia adalah ketika kita berjumpa lagi
Memberi senyum dan salam hangat, penuh kasih sayang
Bersatu kembali untuk mewujudkan mimpi
Menjalin silaturahmi untuk masa depan.

Hal terbaik adalah bisa bersama-sama lagi
Membangun mimpi yang telah lama hilang karna waktu yang tertunda
Membina suatu hubungan yang telah lama tak terjalin
Mencoba menata untuk merubah kehidupan agar lebih baik lagi

Melupakan masa lalu adalah hal terbaik
Menjadikan nya sebagai pelajaran dan untuk memperkuat hubungan
Mencoba sabar dalam suatu kejenuhan
Dan merangkai mimpi untuk satu tujuan.

Kamu, bagai malaikat kecil yang datang di hari yang suci
Hingga akhirnya kita bersama lagi
Membuat waktu terasa cepat
Membangun hidup lebih semangat.

Kamu, membuat aku berhenti mencari
Membuat lupa masa lalu menjadi cerita baru
Membuat aku tenang dalam pelukmu
Membuat resah karna takut kehilanganmu.

Tolong, jaga baik-baik apa yang dijalani sekarang
Lihatlah masa lalu, jadikan pengalaman
Lihatlah masa depan, sebagai tujuan
Dan rasakan kasih sayang karna ketulusan.




 Jakarta, 4 November 2014.






Tulisan di atas dibuat 2 tahun lalu karya dari seorang lelaki, yang bernama Izan Zamzami. Tulisan ini dirangkai olehnya dengan penuh makna yang mendalam yang diperuntukkan untuk saya😊😊😊