Selasa, 05 April 2016

Manusia dan Penderitaan 2

Assalamualaikum wr wb.
Salam sejahtera untuk kita semua, pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk memenuhi tugas Ilmu Budaya Dasar yang ke-6 mengenai Manusia dan Penderitaan. 
Manusia dan Penderitaan 2 memiliki 8 topik pembahasan pokok. Yaitu:
- pengertian kekalutan mental
- gejala-gejala seseorang mengalami kekalutan mental
- tahap-tahap gangguan kejiwaan
- sebab-sebab seseorang mengalami kekalutan mental
- penderitaan dan perjuangan
- penderitaan, media massa dan seniman
- sebab-sebab penderitaan
- pengaruh jika seseorang mengalami penderitaan





Seperti pada pembahasan Manusia dan Penderitaan 1, Manusia dan Penderitaan 2 juga masih mengangkat tema tentang penderitaan yang dialami oleh manusia. Tak seorangpun dari kita mengharapkan merasakan penderitaan.

1.    Kekalutan mental
Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Saat mendapat kekalutan mental berarti sesorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang harus dilakukan oleh orang tersebut.
Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga orang yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.

2.    Gejala-gejala seseorang mengalami kekalutan mental
a.    Jasmaninya sering merasakan pusing-pusing, sesak nafas, demam dan nyeri pada lambung.
b.   Jiwanya sering menunjukkan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu dan mudah marah.

3.    Tahap-tahap gangguan kejiwaan
a. Gangguan kejiwaan akan Nampak dalam gejala-gejala kehidupan penderita, baik pada jasmani maupun rohani.
b. Usaha mempertahankan diri dilakukan sdengan cara negatif, yaitu mundur atau lari (menghindarkan diri), sehingga cara bertahan dirinya tentu salah. Hal ini akan berbeda apabila terjadi pada orang yang tidak menderita gangguan kejiwaan, yang apabila menghadapi persoalan justru akan segera memecahkan persoalan sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi, bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi memecahkan persoalan tersebut.
c. Kekalutan merupakan titik patah, dan yang bersangkitan mengalami disorder (tidak semestinya atau gangguan).


4.    Sebab-sebab seseorang mengalami kekalutan mental
a.      Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
b.      Terjadinya konflik sosial
c.       Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial 

5.    Penderitaan dan perjuangan
Setiap manusia yang ada di dunia ini pasti akan mengalami penderitaan, baik yang berat maupun yang ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena tergantung kepada manusia itu sendiri bisa menyelesaikan masalah itu semaksimal mungkin atau tidak. Manusia dalah makhluk berbudaya, dengan budaya itulah ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam hidupnya atau yang dialaminya.
Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya untuk meneruskan kelangsungan hidup. Caranya manusia tersebut harus berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada dan disertai doa kepada Tuhan supaya kita bisa terhindar dari segala bahaya dan malapetaka.

6.   Penderitaan, media massa dan seniman
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar TV, pesawat radio, dengan maksud agar semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat mengunggah hati manusia untuk berbuat sesuatu.
Media massa adalah alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada asyarakat luas. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap anatara sesama manusia, terutama bagi mereka yang simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari karya tersebut.

7.   Sebab-sebab penderitaan
a.    Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manyusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
b.   Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga timbul karena akibat penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.
c.    Kehilangan orang tua
Setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita jumpai disekitar kita.
d.   Kemiskinan
Banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh Tuhan.
e.    Bencana
Tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit di sembuhkan.

8.   Pengaruh jika seseorang mengalami penderitaan
a. Pengaruh Negatif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b. Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.