Salam sejahtera bagi kita semua, pada kesempatan kali ini saya akan memenuhi kebutuhan daru tugas Ilmu Sosial Dasar yang bersangkutan dengan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan.
1. ILMU PENGETAHUAN
Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk terlebih dahulu menjabarkan pengertian dari pengetahuan. Pengetahuan (knowledge) adalah sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman, berdasarkan panca indra, dan diolah oleh akal budi secara spontan. Pada intinya, pengetahuan bersifat spontan, subjektif dan intuitif. Pengetahuan berkaitan erat dengan kebenaran, yaitu kesesuaian antara pengetahuan yang dimiliki manusia dengan realitas yang ada pada objek.
Lalu, apa itu ilmu pengetahuan?
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia sari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Sikap ilmiah adalah sikap yang seharusnya dimiliki oleh setiap ilmuwan dalam melakukan tugasnya (mempelajari, meneruskan, menolak/menerima serta mengubah/menambah suatu ilmu). Dan untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah.
4 hal sikap yang ilmiah, yaitu:
a. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga menacapi pengetahuan ilmiah yang obeyktif.
b. Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala, dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada.
c. Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap indera dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu.
d. Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.
2. TEKNOLOGI
Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagia berikut:
> Rasionalistas,
artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan
dengan perhitungan rasional
> Artifisialitas, artinya selalu
membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
> Otomatisme, artinya dalam hal
metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga
dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan
teknis
> Teknik berkembang pada suatu
kebudayaan
> Monisme, artinya semua teknik
bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
> Universalisme, artinya teknik
melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.
Ciri-ciri teknologi
barat adalah sebagai berikut:
b. Cenderung bergantung pada sifat
ketergantungan.
c. Selalu berpikirbahwa barat adalah pusat
dari segala teknologi.
3. ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN NILAI
Ilmu Pengetahuan, yaitu:
sesuatu yang secara teratur diperoleh dengan pangkal tumpuan tertentu dengan
sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatif serta
memiliki arti atau makna tersendiri bagi penerimanya.
Teknologi, yaitu:
sesuatu yang berhubungan dengan proses produksi, menyangkut cara bagaimana
berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan
untuk merealisasi tujuan produksi.
Nilai adalah sesuatu
yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna bagi manusia. Sesuatu
itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia.
4. KEMISKINAN
Kemiskinan lazimnya dilukiskan
sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok.
Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat
berteduh, dan lain-lain.
Mereka yang hidup di bawah garis
kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Tidak memiliki faktor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, keterampilan, dan lain-lain.
b. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh aset produksi dengan kekuatan sendiri, seperti, seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha.
c. Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat SD.
d. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas.
e. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai keterampilan.
Berikut merupakan beberapa fungsi kemiskinan dari berbagai bidang:
- Fungsi Ekonomi : penyediaan tenaga untuk pekerjaan tertentu,
menimbulkan dana sosial , membuat lapangan kerja baru dan memanfaatkan
pemulung dalam mengumpulkan barang bekas.
- Fungsi sosial : Menimbulkan rasa simpatik, sehingga munculnya badan amal dan zakat untuk menolong kaum miskin yang ada.
- Fungsi cultural : Sumber inspirasi kebijaksanaan teknokrat, sumber
inspirasi sastawan dan memperkaya budaya saling mengayomi antar sesama
manusia.
- Fungsi politik : sebagai kaum yang merasakan kinerja pemerintahan
dalam perbaikan ekonomi, dan sebagai kaum yang mengkritik jika
perekonomian tidak mengalami perubahan.
